Tips Membuat Jalan Beton Anti Amblas

Jalan merupakan fasilitas penting yang harus diperhatikan dengan baik, jalan tidak hanya digunakan menghungkan satu daerah dengan yang lainnya, namun jalan digunakan sebagai fasilitas yang akan mendukung kemajuan ekonomi dan bidang lainnya.

Keberadaan jalan sangat penting oleh sebab itu dalam pembangunannya harus diperhatikan dengan benar. Sekarang ini jalan dibuat dengan bahan beton agar menjadi jalan dengan struktur yang kokoh dan kuat. Ada banyak sekali langkah-langkah yang harus dilakukan agar jalan beton tidak mudah amblas, salah satunya dengan menggunakan floor hardener.

Adapun pembuatan jalan beton biasanya dilakukan dengan cara pergantian sisi kanan dan kiri, jika sisi kanan sedang dilakukan pembuatan beton maka satu sisinya lagi digunakan untuk jalan kendaraan, dengan begitu proses pengerjaan jalan bisa dilakukan dengan cepat.

Langkah-langkah Pembuatan Jalan Beton Agar Tidak Amlas

Pembuatan Jalan Beton

Ada banyak hal yang harus diperhatikan saat pembuatan jalan beton, pengerasan bisa menjadi solusi yang bagus, untuk melakukan pengerasan membutuhkan jasa floor hardener Jakarta yang dapat dipercaya, dengan melakukan pengerasan maka jalan lebih kuat dan kokoh. Berikut langkah-langkah pengerjaan jalan beton yang harus kamu tahu, dengan melakukan langkah-langkah ini diharapkan jalan beton lebih kuat tidak mudah amblas :

1. Persiapkan dan bersihkan jalan terlebih dahulu

Pertama-tama kondisi jalan yang akan dibeton harus disiapkan terlebih dahulu, bersihkan segala material yang menghambat proses pengerjaan sehingga pengerjaan bisa dilakukan dengan lancar dan cepat.

2. Pembuatan tulangan

Langkah kedua pembuatan tulangan, tulangan bisa dilakukan langsung di lokasi atau pilihlah tulangan yang sudah jadi. Sebaiknya lakukan pembuatan tulangan sesuai dengan kondisi jalan yang akan dibeton.

3. Lakukan pengukuran

Pengukuran sangat penting untuk dilakukan guna mengetahui kemiringan posisi jalan, kontrol kedataran jalan, menentukan elevasi ketinggian konstruksi dan lainnya yang dibutuhkan pengukuran.

4. Lakukan urugan

Langkah selanjutnya adalah melakukan urugan pada bagian yang dibutuhkan, bertujuan untuk menyesuaikan elevasi jalan yang dibeton. Dengan begitu diharapkan jalan yang dibeton memiliki keseimbangan yang baik.

5. Lakukan penghambaran dan pemadatan

Untuk melakukan penghambaran bisa dilakukan dengan menggunakan batu kali, dengan melakukan ini maka jalan tidak akan turun ketika dilakukan betonisasi. Selain itu lakukan pemadatan agar kelak saat jalan beton sudah jadi maka tidak akan ada keretakan yang bisa menyebabkan amblas.

6. Pemasangan besi tulangan dan papan bekisting

Silahkan lakukan pemasangan pada pondasi yang sebelumnya sudah dipadatkan, dan dilanjutkan dengan pemasangan bekisting pada pinggir cor. Setelah keduanya terpasang baru dilakukan pengecoran.

7. Lakukan perataan

Setelah dilakukan cor perlu melakukan perataan terlebih dahulu, dengan begitu permukaan jalan beton bisa rata dan nyaman untuk gunakan. Setelah perataan selesai sebaiknya tunggu hingga waktu 28 hari sebelum digunakan. Setelah lewat dari 28 hari maka jalan beton sudah kering dan siap untuk digunakan. Selain itu penting untuk diketahui bahwa pengerjaan aspal yang bagus bisa dlakukan dengan hardener, pilih jasa floor hardener Jakarta yang dapat dipercaya sehingga hasilnya akan maksimal.

Langkah-langkah pengerjaan jalan beton di atas harus dilakukan dengan baik, untuk hasil yang maksimal pengerjaan beton bisa dilengkapi dengan hardener. hardener biasanya digunakan pada floor hardener gudang, namun tidak masalah diaplikaskan pada beton, sehingga jalan beton akan semakin kokoh dan kuat tidak mudah retak dan amblas.