4 Permasalahan yang Sering Terjadi pada Plafon Rumah

Plafon merupakan salah satu bagian paling penting dari sebuah bangunan. Plafon sendiri terdiri dari berbagai macam jenis. Biasanya saat memilih jenis plafon yang ingin digunakan, kebanyakan orang akan memilihnya berdasarkan pertimbangan keindahan, keamanan, dan kenyamanan, serta berapa lama plafon tersebut akan awet. Tentu saja pertimbangan harga dan biaya pemasangan juga menjadi faktor kesekian yang tidak akan dilewatkan.

Jenis-jenis Plafon

Ada berbagai jenis plafon yang bisa kamu pilih. Beberapa plafon yang paling sering digunakan di antaranya berikut ini :

1. Plafon Akustik

Plafon akustik merupakan plafon yang memiliki bahan berasal dari serat mineral rockwool. Hal ini membuatnya mampu meredam suara bising dari luar, terutama suara hujan. Selain itu plafon akustik sangat sering digunakan dalam pembangunan hotel, apartemen, dan gedung perkantoran yang bertingkat. Selain meredam suara hujan, penghuni hotel jadi tidak akan terganggu dengan suara aktivitas penghuni lainnya yang tinggal di lantai atas, karena keunggulan dari plafon ini.

2. Plafon Gypsum

Plafon gypsum jadi salah satu primadona diantara jenis plafon-plafon lainnya. Kenapa begitu? Tentu saja karena keunggulannya yang tidak kalah menarik dibanding plafon lainnya. Plafon gypsum berbahan material dari bubuk gypsum. Sangat cocok digunakan untuk interior rumah modern dan kekinian. Pengerjaan plafon gypsum juga relatif lebih cepat. Tersedia juga berbagai macam model dan desain yang dapat mempercantik rumahmu.

3. Plafon GRC

Pada dasarnya plafon GRC memiliki bahan material paduan semen dan serat di dalamnya. Sekilas terlihat seperti plafon gypsum, namun bisa dibilang plafon jenis ini lebih mirip dengan beton, hanya saja dalam versi yang lebih ringan. Keunggulan dari plafon ini ialah tahan terhadap air, lentur dan mudah dibentuk, serta tahan lebih lama, walaupun harganya relatif lebih mahal. Jika pemasangannya benar, bahkan plafon jenis GRC bisa bertahan sampai lebih dari 20 tahun, loh!

4 Permasalahan yang Paling Sering Terjadi Pada Plafon

Permasalahan pada Plafon Rumah

Plafon tentunya juga memiliki beberapa permasalahan yang sulit dihindari. Maka dari itu pilihlah jenis plafon yang sesuai dengan rumah dan kondisi lingkungan di sekitar rumah. Kedua hal ini begitu penting karena akan berkaitan satu sama lain. Berikut 4 permasalahan yang paling sering terjadi pada plafon.

1. Plafon Berlumut

Biasanya hal ini terjadi disebabkan karena adanya kebocoran pada atap rumah. Hal ini kemudian membuat plafon berlumut imbas dari air hujan yang mengenainya. Ini tentu saja tidak bisa dibiarkan karena dapat merusak keindahan plafon. Maka dari itu, kamu harus selesaikan permasalahan pada atap yang bocor, lalu lakukan pengecatan kembali untuk plafon yang sudah berlumut tersebut.

2. Plafon Menggelembung

Permasalahan ini rentan terjadi pada plafon akustik dan plafon gypsum. Bisa disebabkan karena adanya kesalahan dalam pemasangan rangka plafon. Kurang simetrisnya pemasangan rangka cenderung menjadi faktor utama yang menyebabkan rangka plafon turun. Satu-satunya solusi dari permasalahan ini ialah membongkar ulang plafonnya.

3. Retak pada Plafon

Hal ini biasa terjadi pada berbagai jenis plafon, baik itu plafon akustik, plafon gypsum, maupun plafon GRC. Biasanya hal ini dikarenakan human error saat pemasangan plafon dilakukan. Namun jika usia plafon dan bangunan sudah cukup tua, maka itu artinya kerusakan plafon adalah hal yang wajar.

4. Cat Plafon Terkelupas

Permasalahan pada Plafon Rumah

Perhatikan cara mengecat plafon dengan benar. Mau plafon GRC sekalipun, jika pengecatan tidak dilakukan dengan baik, maka akan mudah terkelupas dan akhirnya akan merusak keindahan plafon. Jika kualitas catnya bagus dan cara pengecatannya sesuai yang dianjurkan maka warna cat plafon dapat bertahan lama.