Jangan Terburu-Buru, Inilah Tips Memilih Epoxy Lantai Secara Tepat

Lantai adalah bagian bangunan yang tidak boleh luput dari perhatian. Apalagi lantai yang digunakan dalam dunia industri atau pabrik, perlu perawatan khusus. Selain luas, sering terpapar benda keras secara terus-menerus. Keamanan lantai pabrik juga perlu diperhatikan karena akan berdampak pada hampir seluruh lapisan pekerjaan. Maka, tidak heran bila pabrik menggunakan epoxy untuk melapisi lantainya.

Epoxy merupakan bahan kimia jenis resin hasil dari proses polimerisasi dan epoksida yang biasa digunakan untuk coating, perekat, maupun berbagai material cat. Pada penerapannya di lapangan, Epoxy biasanya dicampur dengan bahan pengeras untuk mengubah sifat cair menjadi padat, sehingga semakin kuat, tahan suhu tinggi, serta tahan terhadap reaksi kimia yang cukup tinggi. Ketahanannya yang kuat inilah Epoxy diaplikasikan di berbagai bidang, seperti melapisi kayu, baja, logam, lantai beton, hingga kaca. Di sinilah alasan lantai pabrik menggunakan lapisan Epoxy untuk menjaga lantai mereka dari gesekan tinggi dan bahan kimia yang mungkin tumpah di lantai.

Pada umumnya, ada dua material untuk melapisi lantai, yaitu resin epoxy dengan hardener dan primer epoxy dengan plamir untuk mendapatkan hasil yang lebih rata. Biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk mengaplikasikannya pada lantai. Pemilihan material epoxy lantai yang tepat pun akan memengaruhi tingkat ketahanan lantai. Lantai lebih efisien, tingkat ketebalannya pun bisa ditentukan agar lantai semakin kuat serta tahan lama.

3 Tips Memilih Epoxy yang Tepat Untuk Lantai

Tips Memilih Epoxy

Dalam memilih material epoxy lantai tidak bisa dilakukan sembarang. Perlu banyak pertimbangan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, berkualitas, tetapi masih mampu menekan biaya pengeluaran. Ada berbagai material epoxy yang dijual di pasaran, namun tidak semuanya sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini adalah tips memilih epoxy secara tepat.

1. Perhatikan Ciri Material Epoxy

Bahan material epoxy biasanya memiliki daya pelapis yang bagus, mampu menutupi permukaan lantai sehingga tidak ada celah atau pori-pori yang terbuka. Lantai lebih halus dan terhindar dari retakan. Material epoxy yang berkualitas mampu melindungi lantai dari perubahan cuaca, paparan bahan kimia, hingga gesekan benda berat. Kualitas warnanya pun dapat bertahan lama, tidak cepat pudar serta mudah diaplikasikan sehingga menghemat biaya pengerjaan. Dan yang paling penting adalah lolos uji standar nasional maupun internasional.

2. Memilih Warna yang Berkualitas

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, material epoxy lantai yang bagus biasanya memiliki kualitas warna yang bagus pula. Tidak mudah pudar meskipun terkena gesekan atau paparan bahan kimia. Kombinasi warnanya pun beragam, hal ini bertujuan memudahkan konsumen memilih epoxy sesuai dengan kebutuhan.

3. Kandungan Bahan Material yang Sehat

Banyak produk epoxy yang mengandung zat timbal. Padahal sering terpapar zat timbal akan mengakibatkan gangguan pernafasan, kanker, gangguan saraf, hingga serangan jantung. Untuk menghindari hal tersebut, usahakan untuk tidak menggunakan bahan dengan kadar VOC (Volatile Organic Compound) atau kandungan senyawa organik berbentuk gas yang terpancar dari bahan padat maupun cair. Kadar VOC yang tinggi biasanya akan mengeluarkan bau menyengat seusai pengecatan. Jadi, usahakan memilih material epoxy lantai dengan kadar VOC rendah.

Itulah tips memilih material epoxy yang bagus untuk diaplikasikan di lantai pabrik. Setiap produk pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Usahakan untuk tidak terlalu terburu-buru saat memilih lapisan epoxy. Rekomendasi dari rekan atau keluarga yang pernah menggunakan pun perlu dipertimbangkan agar tidak menyesal di kemudian hari. Perhatikan pula biaya pembelian dan pengerjaan lapisan lantai. Bidang yang dilapisi biasanya cukup luas dan membutuhkan bantuan profesional.